Skip to content

#DiamDiRumahCuk

Bagaimana menghindari CoronaVirus dengan mencegah stigma sosial

Bahayanya stigma sosial cuk!

Stigma sosial: konotasi negatif terhadap seseorang atau sekelompok orang dengan menyandang penyakit tertentu. Tentunya ini akan sangat berbayaya sekali karena akan membuat orang memnyembunyikan status kesehatan, lalu enggan memeriksakan diri dan pada akhirnya akan membuat orang kabur saat akan diperiksa, diobati atau bahkan dikarantina. Sehingga memperbesar resiko penularan di masyarakat

Pakai nama yang benar cuk!

Pakai nama yang benar, yakni: Penyakit Covid-19 dikarenakan virus SARS-CoV-2. Nama Covid-19 diambil dari kata Co(rona) Vi(rus) D(isease) (20)19, karena muncul tahun 2019, BUKAN virus Wuhan, Virus Cina atau Flu Asia

Pasien, bukan korban cuk!

Tidak menyebut oran yang terjangkit Covid-19 sebagai korban atau penderita, tetapi sebagai pasien

Hindari pelabelan cuk!

Menghindari melabel orang, kelompok, etnis atau daerah tertentu sebagai penyebab atau penyebar Covid-19

Ayo, beri dukungan cuk!

Memberikan dukungan bagi mereka yang terdampak , baik pasien, keluarga pasien atau masyarakat sekitar

Ayo, hargai petugas medis cuk!

Memberikan penghargaan kepada petugas kesehatan yang meraat pasien Covid-19. Mereka adalah pahlawan dalam perang melawan wabah ini

STOP HOAX cuk!!!!

Tidak mengulang atau membagikan gosip yang tidak jelas, kabar bohong, apalagi narasi yang bersifat siaran kebencian terhadap satu orang, kelompok, etnis atau daerah tertentu terkait Covid-19

Cari sumber terpercaya cuk!!

Stigma muncul dari ketakutan. Ketakutan muncul dari ketidak tahuan, dan disinformasi

Sebarkan berita baik cuk!!

Well yang ini tidak perlu dijelaskan lagi, anda semua sudah tau bagaimana caranya, kecuali....

Sangkalan: Muatan yang ada di laman ini bukan merupakan saran medis. Informasi yang berada di atas merupakan usulan untuk para individu yang ingin mengikuti pedoman longgar yang berdasarkan praktik terbaik dan bukti anekdot untuk melindungi diri dan sanak keluarga mereka. Tidak ada jaminan maupun bukti ilmiah bahwa mengikuti pedoman ini akan mengakibatkan berkurangnya kasus baru maupun berhentinya pandemi COVID-19. Juga tidak ada jaminan bahwa mengikuti pedoman di atas akan mengurangi risiko terjangkit SARS-CoV-2 maupun virus atau bakteri lainnya. Semua informasi yang ada dalam laman ini diberikan dengan niat terbaik dan maksud untuk memberi informasi faktual. Pengurus laman tidak bertanggung jawab atas semua klaim, kerugian, atau tuntutan apapun. Jika ada persoalan maupun saran yang ingin diberikan tentang informasi dalam laman ini, bisa diarahkan ke inquiry@staythefuckhome.com.